Beberapa Hal yang Harus Dipahami Ketika Melakukan Kalibrasi Amperemeter

kalibrasi amperemeter

Amperemeter tentunya sudah tidak asing lagi ditelinga terlebih apabila anda seorang teknisi kelistrikan. Dalam dunia industri, amperemeter ini juga memiliki fungsi serta peran penting. Terus sebenarnya apa sih fungsi dari amperemeter sendiri, hingga membuatnya sangat dibutuhkan dan membantu dalam berbagai bidang kegiatan? Amperemeter sendiri adalah alat yang digunakan untuk mengukur nilai arus listrik yang mengalir dalam suatu rangkaian listrik.

Sudah pasti melihat fungsinya, kegunaan amperemeter ini jelas sangat dibutuhkan dan penting. Amperemeter ini ternyata juga perlu untuk rutin dilakukan perawatan. Perawatan yang tepat untuk amperemeter ini sendiri ialah dengan cara dikalibrasi. Kalibrasi pada amperemeter ini sendiri jelas untuk tetap menjaga fungsi dan juga keakuratan dalam hasil pembacaan nilai arus listrik. Terus adakah tujuan lain dilakukannya kalibrasi amperemeter selain untuk menjaga fungsi dan keakuratan hasil ukurnya?

Tujuan Kalibrasi Amperemeter

Instrument alat ukur seperti amperemeter yang digunakan setiap saat pastinya akan mengalami terjadinya pergeseran fungsi. Untuk mengurangi atau mencegah terjadinya pergeseran fungsi inilah dibutuhkan adanya kalibrasi amperemeter. Tujuan utama kalibrasi amperemeter sendiri memang untuk mengembalikan fungsi utama amperemeter itu sendiri dan menjaga keakuratan hasil pengukuran. Selain memiliki tujuan penting dilakukannya kalibrasi, sudah pasti juga akan banyak manfaat yang didapat pasca melakukan kalibrasi pada amperemeter.

Manfaat Kalibrasi Amperemeter?

Proses kalibrasi amperemeter memang merupakan cara perawatan yang benar dan memang sebaiknya dilakukan. Selain memiliki tujuan utama mengembalikan fungsi utamanya dan juga menjaga hasil keakuratan ternyata proses kalibrasi yang baik dan benar banyak memberikan manfaat. Beberapa manfaat seperti berikut akan didapat ketika sudah melakukan kalibrasi pada amperemeter dengan cara yang baik dan benar :

  • Mampu mendukung mutu ISO
  • Mampu mengetahui penyimpangan hasil ukur
  • Mampu menjamin hasil ukur
  • Mampu meningkatkan kepercayaan konsumen
  • Mampu mengurangi resiko terjadinya kecelakaan kerja

Cara Kalibrasi Amperemeter

Proses kalibrasi yang dilakukan dengan baik dan benar sudah tentu nantinya akan menghasilkan hasil yang maksimal. Untuk itulah mengapa mengikuti cara kalibrasi yang baik dan benar sangatlah diperlukan. Berikut beberapa cara kalibrasi amperemeter yang dianjurkan :

  1. Persiapan Kalibrasi
    Siapkan terlebih dahulu amperemeter mana yang akan dikalibrasi terlebih dahulu. Siapkan juga alat yang akan digunakan untuk proses kalibrasi.
  2. Mempersiapkan Pelaksana Kalibrasi
    Pilih atau tunjuk orang yang memang ahli di bidang kalibrasi amperemeter. Anda juga bisa menggunakan jasa kalibrasi.com untuk memproses kalibrasi amperemeter.
  3. Cek kondisi lingkungan sekitar untuk kalibrasi
    Lakukan pengecekan kondisi lingkungan meliputi suhu dan juga kelembaban. Sebaiknya lakukan kalibrasi ini pagi, siang atau sore hari di ruangan dengan suhu dan kelembaban normal.
  4. Metode kalibrasi dan rentang ukur Amperemeter
    Pilih metode kalibrasi dan rentang ukur amperemeter yang sesuai pastinya. Untuk metode kalibrasi dan rentang ukurnya menggunakan :
    – AC Ampermeter – f = 40Hz ~ 500Hz menggunakan metode kalibrasi IK.KL-01 Rentang Ukur 200mA ~ 1.99A, 2A ~ 20A
    – AC Ampermeter – f = 40Hz ~ 1kHz menggunakan metode kalibrasi To-EM-1.01 Rentang Ukur 25μA ~ 200μA, 0.2mA ~ 2mA, 2mA ~ 20mA, 20mA ~ 200mA, 0.2A ~ 2A, 2A ~ 22A
    – DC Ampermeter menggunakan metode kalibrasi IK.KL-03 Rentang Ukur 2µA ~ 0.199mA, 0.2mA ~ 1.99mA, 2mA ~ 19.9mA, 20mA ~ 199mA, 200mA ~ 1.99A, 2A ~ 20A, 0μA ~ 100μA, 100μA ~ 200μA, 0mA ~ 2mA, 2mA ~ 20mA, 20mA ~ 200mA, 0A ~ 2A, 2A ~ 22A
    – AC Ampermeter – f = 20Hz ~ 1kHz menggunakan metode kalibrasi IK.KL-01 Rentang Ukur 10µA ~ 0.199mA, 0.2mA ~ 1.99mA, 2mA ~ 19.9mA, 20mA ~ 199mA
  5. Melaksanakan Kalibrasi Amperemeter
    Sebelum pelaksanaan kalibrasi, anda bisa mencatat keadaan awal mulai dari bentuk dan juga fungsi. Jangan lupa untuk melakukan setel ulang amperemeter dengan mereset atau menyetel pada titik awal atau nol.
  6. Perhitungan Kalibrasi
    Melakukan perhitungan kalibrasi bisa dilakukan dengan cara menghitung nilai maksimum-minimum, standar deviasi, nilai rata-rata, mengkonversi satuan dan juga menentukan persamaan regresi.
  7. Membuat Laporan Kalibrasi
    Proses pembuatan laporan ini juga harus sesuai dengan format dan mengacu pada pedoman SNI 19-17025. Jangan lupa untuk melakukan pengesahan laporan yang dilakukan olh kelapa laboratorium kalibrasi.

konsultasi jasa kalibrasi

Parameter dan Hasil Kalibrasi Amperemeter

Berjalannya kalibrasi amperemeter secara baik dengan hasil maksimal, tentunya juga akan mendapatkan hasil dengan beberapa parameter. Berikut ini beberapa hasil dengan parameter sebagai berikut :

  • Mengetahui nilai objek yang diukur
  • Mengetahui besarnya nilai penyimpangan
  • Mengetahui angka ketidakpastian pengukuran
  • Tingkat kepercayaan yang dievaluasi dengan seksama 

Kesimpulan 

Proses kalibrasi pada amperemeter sangatlah penting untuk rutin dilakukan minimal 1 hingga 2 tahun sekali. Tidak hanya itu saja, memilih orang atau lembaga jasa kalibrasi yang tepat juga penting.

Selalu lakukan kalibrasi amperemeter dengan cara yang baik dan benar untuk memperoleh hasil yang maksimal seperti keakuratan ukur dan juga menjaga fungsi instrument itu sendiri.

Bagi anda yang ingin menggunakan jasa kalibrasi amperemeter, anda bisa menggunakan jasa dari kalibrasi.com yang sudah terakreditasi KAN dan selalu menerapkan mutu ISO.

Segera pelajari secara lebih detail mengenai langkah order, jadwal pelayanan, biaya, dan metode pembayarannya dengan klik tombol di bawah ini.

Jasa kalibrasi amperemeter