Apakah Anda dulu pernah mengecek pada batu baterai apakah baterai ini masih ada dayanya atau tidak? Pasti Anda menggunakan sebuah alat yang bentuknya kotak dan ada kabel hitam dan putih bukan? Ya, itu memang benar dan itu adalah alat yang dinamakan multimeter. Multimeter sendiri adalah sebuah alat ukur kelistrikan yang mampu untuk mengukur tiga jenis […]
Category Archives: Kelistrikan
Kami mencoba menyajikan informasi kalibrasi Kelistrikan secara lengkap dan sesuai dengan standar yang ada. Harapannya semua informasi alat ukur di ruang lingkup Kelistrikan bisa Anda temukan di sini.
Kalibrasi DMM (Digital Multimeter) adalah suatu proses untuk memastikan bahwa hasil pengukuran yang dihasilkan oleh sebuah alat ukur DMM sesuai dengan standar referensi atau nilai yang sebenarnya. Dalam kalibrasi DMM, alat ukur akan dibandingkan dengan standar referensi yang sudah diketahui nilai-nilainya dengan tepat. Jika terdapat perbedaan antara hasil pengukuran DMM dan nilai referensi, maka DMM […]
Kalibrasi DMM (Digital Multimeter) 3.5 digit adalah proses yang penting dalam memastikan akurasi dan keandalan pengukuran yang dilakukan oleh alat ukur tersebut. Dalam kalibrasi, DMM 3.5 digit akan dibandingkan dengan standar yang terukur dengan akurasi yang diketahui untuk memverifikasi apakah DMM tersebut masih dalam toleransi yang wajar atau memerlukan penyesuaian. Proses kalibrasi ini sangat penting […]
Penggunaan listrik dalam berbagai sektor kehidupan baik dalam skala kecil seperti rumah tangga hingga industri besar tidak dapat dipungkiri ketergantungannya. Oleh karenanya dalam penggunaannya terdapat pengukuran besaran tekanan, arus dan resistansi kelistrikan. Pengukuran besaran listrik biasa dilakukan pada suatu komponen atau rangkaian listrik menggunakan sebuah instrumen alat bernama DMM 4.5 digit. Digital Multimeter atau DMM […]
Semua orang pasti sepakat di zaman sekarang listrik menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia modern. Tapi tahukah Anda pengukuran besaran listrik biasa dilakukan pada suatu komponen atau rangkaian listrik menggunakan sebuah instrumen alat bernama DMM 5.5 digit. DMM 5.5 Digit atau Digital Multimeter adalah salah satu instrumen pengujian dan pengukuran standar kelistrikan […]
Digital Multimeter 6.5 digit (DMM 6.5 digit) merupakan alat ukur elektronik yang digunakan untuk mengukur tegangan, arus, dan resistansi listrik dengan tingkat akurasi yang tinggi. Namun, untuk memastikan hasil pengukuran yang akurat, DMM 6.5 digit perlu dikalibrasi secara berkala. Kalibrasi DMM 6.5 digit sangat penting untuk memastikan hasil pengukuran yang akurat. Seiring dengan waktu, pengukuran […]
Multimeter Analog adalah salah satu jenis alat pengukur multimeter yang masih menggunakan teknologi analog. Multimeter ini adalah untuk mengukur tegangan listirk pada suatu rangkaian elektronika dengan menampilkan hasil pengukuran dengan bentuk pergerakan jarum yang ditunjuk dalam angka tertentu. Selain tegangan listrik (volt), multimeter ini digunakan untuk mengukur besaran arus listrik (ampere) dan juga nilai tahanan […]
Fluke 87V merupakan salah satu produk multimeter digital dari Fluke yang memiliki fungsi untuk mengukur besaran arus listrik, resistensi listrik, tegangan listrik. Seperti multimeter pada umumnya Fluke 87V bahwa bisa saja mengalami kesalahan dalam melakukan pengukuran. Sehingga dibutuhkanlah kalibrasi untuk menjaga agar Fluke 87V tetap akurat. Maka dari itu mari kita simak penjelasan tentang kalibrasi […]
Resistance Meter atau biasa disebut dengan Ohm meter ini adalah jenis alat ukur elektronika yang digunakan untuk mengukur suatu resistensi atau hambatan pada suatu objek. Alat ini terdiri dari 2 jenis yakni resistance meter digital dan resistance meter analog. Walaupun alat ini sering sekali digunakan sebagai alat yang penting dalam sektor industri elektronika harus melakukan […]
Dalam perangkat kelistrikan, biasanya memang sangat banyak sekali alat ukur. Salah satunya adalah ohm meter. Ohm meter merupakan sebuah alat untuk mengukur hambatan listrik, yang dinyatakan dalam ohm. Dalam ohm meter yang paling sederhana, resistansi yang diukur dapat dihubungkan ke instrumen secara paralel atau seri. Jika secara paralel (ohm meter paralel), instrumen akan menarik lebih […]










