Berikut Prinsip Kalibrasi Yang Wajib Diketahui

prinsip kalibrasi

Kalibrasi adalah proses verifikasi, penyesuaian, serta pengaturan alat/instrumen ukur yang kita miliki dengan alat ukur lain yang sudah disesuaikan dengan standar yang sudah ditetapkan.

Pada dasarnya proses kalibrasi dilakukan dengan cara perbandingan, akan tetapi perbandingan tersebut tidak dilakukan dengan cara yang sederhana, perlu anda ketahui hal ini dilakukan dengan dasar pengetahuan yang jelas.

Diperlukan sertifikasi yang didapatkan oleh seorang petugas/personil kalibrasi, hal ini dapat dijadikan sebagai tolak ukur kemampuan seorang petugas/personil apakah mampu atau tidak dalam melakukan kalibrasi, karena proses untuk mendapatkan sertifikat juga tidak mudah karena harus mengikuti pelatihan yang diadakan oleh laboratorium kalibrasi.

Selain hal tersebut kalibrasi dilakukan dengan berlandaskan prinsip-prinsip yang sudah disusun secara sistematis. Tanpa prinsip kalibrasi, pastinya akan memperbesar potensi kesalahan dalam pengkalibrasian. Berikut prinsip yang perlu kita ketahui dalam proses kalibrasi.

Prinsip Kalibrasi Pertama : Objek Ukur

Prinsip kalibrasi yang pertama adalah objek ukur, objek ukur adalah objek yang akan dilakukan kalibrasi bisa berupa alat/instrumen ukur atau yang lainnya, dalam hal ini hal yang utama yang perlu diperhatikan adalah analisa dari objek tersebut agar kalibrasi bisa dilakukan dengan menggunakan, metode/cara yang tepat, dengan metode yang tepat diharapkan proses kalibrasi dapat dilakukan dengan mendapatkan hasil yang maksimal.

Standar Ukur Kalibrasi

Jika ditinjau dari standar pengukuran kalibrasi sebaiknya menggunakan standar yang digunakan dalam skala internasional, agar mendapatkan hasil pengukuran yang tertelusur. Jika di indonesia lembaga yang menetapkan standar ini adalah KAN (Komite Akreditasi Nasional) mengacu pada ISO/IEC 17025, standar ini digunakan karena memiliki spesifikasi yang cukup lengkap, selain hal itu standar ini juga diakui di berbagai negara, sehingga perusahaan yang melakukan kalibrasi dengan standar ini tidak perlu lagi mengkhawatirkan kualitas alat/instrumen yang digunakan jika ingin bekerja sama dengan perusahaan lain yang berada di luar negri, karena memiliki standar yang sama.

Operator Kalibrasi

Seorang operator kalibrasi diharuskan mempunyai kemampuan dalam memahami alat-alat ataupun konsep dalam pengkalibrasian, hal ini dapat didasarkan pada sertifikat yang dimilikinya sebagai bukti kompetensi dia dalam melakukan proses kalibrasi.

Biasanya sertifikat tersebut didapatkan dari pelatihan yang dilakukan oleh laboratorium yang sudah terakreditasi oleh KAN(Komite Akreditasi Nasional).

Lingkungan Pengkondisian Kalibrasi

Prinsip kalibrasi terakhir yang perlu diperhatikan adalah kondisi lingkungan, hal ini dikarenakan kondisi lingkungan sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan didapat, sebab dalam pengukuran tertentu suhu, kelembaban, getaran, maupun kondisi udara sangat berpengaruh dalam melakukan kalibrasi, misalnya saja dalam pengkalibrasian termometer suhu ruangan sangat mempengaruhi hasil kalibrasi yang didapat. 

konsultasi jasa kalibrasi

Kesimpulan

Dengan pengetahuan mengenai prinsip kalibrasi yang sudah kita jelaskan diatas diharapkan dapat menambah inside atau pengetahuan, dengan tujuan mengetahui dasar pelaksanaan dalam kalibrasi secara sistematis dan terstruktur.